Ganda nomor satu dunia, Candra Wijaya/Sigit Budiarto, gagal merebut gelar juara Djarum Indonesia Open 2005 setelah ditekuk juniornya Markis Kido/Hendra Setiawan.
Menyusul ganda campuran, dua pasangan ganda putra Indonesia berhasil melaju ke final turnamen Indonesia Terbuka 2005. Sayang, Sony Dwi Kuncoro gagal melakukan hal serupa.
Memasuki babak semifinal turnamen Djarum Indonesia Open 2005, tuan rumah hanya meloloskan lima wakilnya. Tunggal putri menjadi satu-satunya sektor dimana Indonesia tidak menempatkan wakilnya.
Taufik Hidayat dan Simon Santoso masih belum terhadang di babak kedua Djarum Indonesia Open 2005. Sayang, mereka sudah harus berjibaku di babak ketiga.
Memasuki hari pertama kejuaraan bulutangkis Indonesia Terbuka 2005, para pemain unggulan nyaris tidak menemui hambatan berarti untuk melangkah ke babak berikutnya.
Sejumlah pemain top dunia dipastikan absen di turnamen bulutangkis Djarum Indonesia Open 2005. Kekhawatiran muncul kalau kejuaraan berbintang enam ini akan kurang terasa menarik.
Pasangan ganda putra Chandra Wijaya/Sigit Budiarto gagal melengkapi kemenangan Indonesia. Chandra/Sigit ditekuk pasangan Amerika Serikat Tony Gunawan/Howard Bach.