Pengadaan logistik yang dimonopoli DPP Partai Golkar membuat daerah resah. Sejumlah DPD I berharap ikut mengecap dana langsung yang konon sebesar Rp 300 miliar itu. Padahal, hingga kini dana itu masih belum nyata.
Usai Rapimnas IV Partai Golkar, kekecewaan sejumlah Dewan Pengurus Daerah (DPD) I kian mencuat. Ketegangan antara pusat dan daerah ini berawal dari duit Rp 300 miliar.
Beberapa DPD mengusung sejumlah nama calon presiden (capres) dalam Rapimnas Partai Golongan (Golkar). Nama-nama selain Jusuf Kalla (JK) muncul karena JK dinilai kurang populer.
Organisasi di bawah naungan Partai Golkar, SOKSI, mencalonkan Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi presiden pada Pilpres 2009 mendatang. Bagaimana tanggapan DPP Partai Golkar?
Ribuan warga mengikuti Sidang Rakyat Yogyakarta. Mereka menuntut agar Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam IX yang bertahta ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur DIY.
Mundurnya Yuddy Chrisnandi dari caleg Golkar sama sekali tidak perlu disesali. DPP Golkar merasa tidak pernah melakukan kecurangan seperti yang dituduhkan Yuddy.
Banyak anggota DPR yang mengundurkan diri dari caleg partainya. Mereka mengaku kecewa dengan partai. Tapi pengurus partai menuding para caleg ini kurang percaya diri alias pede.
Anggota Fraksi Golkar Yuddy Chrisnandi memutuskan mundur dari caleg Golkar. Ia mengaku mundur untuk pembelajaran politik agar politisi mempunyai integritas.
Niat Anggota FPG Yuddy Chrisnandi untuk mencabut pencalegannya dari Golkar sudah bulat. Yudi akan menyerahkan surat penarikan dirinya sebagai caleg Golkar besok.