Dari penjelasan yang diberikan akhirnya saya mengerti bahwa pembayaran yang saya lakukan di awal porsinya sebagian besar untuk pembayaran bunga (taktik marketing tidak dijelaskan di awal agar orang tertarik mengambil katanya).
Meski kesehariannya sangat bersahaja, Mbah Maridjan tak kalah tenar dibanding artis dan politisi. Buktinya tidak sedikit karangan bunga duka dari para pejabat negara ikut mengantar proses pemakaman juru kunci Gunung Merapi itu.
Tak bisa dipungkiri meletusnya Gunung Merapi pada tahun 2006 silam melambungkan nama Mbah Maridjan. Pria yang diangkat oleh Sultan Hamengkubuwono IX sebagai kuncen Gunung Merapi ini pun terus menjadi incaran media, terutama TV.
Wartawan Malang Raya menggelar aksi atas meninggalnya Yuniawan W Nugroho alias Wawan. Wartawan Vivanews.com ini tewas saat meliput Gunung Merapi yang meletus.
Jenazah Mbah Maridjan dan 24 korban tewas Gunung Merapi lainnya masih berada di RS Sardjito, Yogyakarta. Rencananya jenazah-jenazah ini akan disalatkan di Masjid Asy-Syifa RS Sardjito.
Minggu, 24 October 2010, hari terakhir Nadine Chandrawinata sebagai petualang Aku Cinta Indonesia (ACI) detikcom. Kali ini Nadine banyak bercerita soal perjalanannya di Gunung Arfak, Papua Barat. Menegangkan, katanya.
Memasuki area Masjid Agung Banten terasa berbeda bagi saya. Apa pasal? Area masjid yang sudah berumur 4 abad ini masih kokoh meski umurnya sudah uzur. Di sepanjang perjalanan menuju Masjid Agung Banten, saya melihat banyak kios makanan dan pakaian yang menjual cinderamata. Selebihnya para peziarah tidak kalah banyaknya memenuhi masjid. Sambut menyambut mengunjungi makan sultan Banten.