Gereja Katolik meminta para pastor yang menerima tunjangan bagi pekerja terdampak COVID-19 di Australia, agar menyumbangkan sebagian uang kepada pihak gereja.
Salah satu ketentuannya jumlah umat yang dapat mengikuti kegiatan ibadah dan perayaan Natal secara berjemaah tidak melebihi 50% dari kapasitas rumah ibadah.
Beijing mengatakan pernyataan Paus Fransiskus tentang perlakuan yang dialami Uighur "tidak berdasar" dan menegaskan mereka menikmati "kemakmuran paling bagus".
"Kita sangat menyesalkan, kerja keras 10 bulan dihancurkan oleh kegiatan-kegiatan kerumunan dalam satu pekan terakhir," ujar Wasekjen MUI Nadjamuddin Ramly.
Menag Fachrul Razi akan menerbitkan aturan perayaan Natal di masa pandemi COVID-19. PGI telah mengimbau agar umat Kristiani merayakan Natal secara virtual.