"Kami lapor tentang penataan terhadap izin tambang khususnya di kawasan hutan dan beberapa IUP yang selama ini tidak difungsikan sebagaimana mestinya," katanya.
Waketum Gerindra, Habiburokhman, menanggapi kritik Dino Patti Djalal tentang kunjungan luar negeri Prabowo, menilai kritik tersebut sebagai serangan politik.
Seskab Teddy Indra Wijaya menjelaskan pentingnya pertemuan Prabowo dengan pemimpin dunia, berdasarkan prioritas dan saran Menlu. Capaian diplomasi diutamakan.
Jubir Gerindra, Sugiat Santoso, membela kunjungan luar negeri Prabowo Subianto sebagai strategi diplomasi penting untuk memperkuat posisi Indonesia di dunia.