Ketika anak seusianya asyik main dan belajar, Hilal tak merasakannya. Ia justru berjuang dengan bekerja sebagai pembuat kulit lumpia. Semua demi sang ibu!
Jika kebanyakan orang lebih memilih jadi pegawai kantoran. Berbeda dengan insinyur ini yang pilih jualan teh di pinggir jalan dan meninggalkan pekerjaannya.
Pemandangan di video ini sukses menyayat hati. Menggambarkan kondisi berbeda dari dua bocah, yang satu asyik makan dan yang satu ngemper jualan di depan resto.
Seblak Cobek Teh Ida di Braga, Bandung sempat amat viral. Seblak yang diracik di cobek ini memiliki banyak isian dan rasa gurih pedasnya puaskan selera!