Munarman dalam nota keberatan menyinggung aksi 212 pada Desember 2016, saat dia menjadi korlap. Dia menegaskan, jika dirinya teroris, aksi itu tidak akan aman.
Munarman memajang fotonya KPK Firli Bahuri dan Tito Karnavian di sidang eksepsi. Munarman mengatakan pemajangan foto itu sebagai bukti dirinya bukan teroris.