Pihak Yayasan Bhinneka Tunggal Ika Yogyakarta menyebut konflik internal di yayasan pendidikan itu bermula ketika pihaknya berusaha merapikan data internal.
Tidak hanya dinonaktifkan sepihak oleh oknum yayasan, kepala sekolah SD, SMP dan para guru di Sekolah Bhinneka Tunggal Ika Yogya mengaku tidak dibayar gajinya.
FDS sepatutnya memang ditimbang ulang, bahkan sebaiknya dibatalkan karena bisa membunuh partisipasi dan kemandirian masyarakat dalam urusan pendidikan.