"Anda belum ke Beijing kalau belum melihat Tienanmen," demikian sebuah pepatah tidak resmi yang selalu didengungkan orang yang pernah ke Beijing. Tentu saja karena Tienanmen bagi Kota Beijing, bagaikan Monas untuk Jakarta. Siapapun yang ke Beijing, maka wajib hukumnya untuk sejenak berkunjung ke Tiananmen.
Tidak banyak wisatawan baik domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Tianjin. Demikian yang saya baca sebelum berkunjung ke kota ini. Terutama karena lokasinya yang hanya sekitar 2 jam dengan bus atau bahkan hanya 30 menit dengan kereta peluru, kenapa tidak juga sekalian berkunjung ke sini?
Kepolisian seharusnya memberikan perlindungan kepada SCTV karena ditekan oleh FPI terkait rencana penayangan film '?' pada malam takbir. Kepolisian tidak bisa tinggal diam.
Lembaga penyiaran seharusnya tidak terpengaruh oleh tekanan pihak lain dalam menayangkan program siaran. Jika merasa sudah melalui prosedur yang benar, seharusnya lembaga penyiaran percaya diri.
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyayangkan aksi Front Pembela Islam (FPI)menggeruduk kantor SCTV untuk mendesak lembaga penyiaran itu membatalkan penayangan film '?' pada malam takbir nanti. Seharusnya FPI menyampaikan aduan sesuai mekanisme yang ada.
KPI menyayangkan aksi FPImenggeruduk kantor SCTV untuk mendesak lembaga penyiaran itu membatalkan penayangan film '?' pada malam takbir nanti. Seharusnya FPI menyampaikan aduan.
Sekitar seratusan orang yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) mendatangi kantor stasiun televisi SCTV. Mereka mendesak stasiun televisi nasional itu membatalkan penayangan film berjudul '?'.
Sekitar seratusan orang yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) mendatangi kantor stasiun televisi SCTV. Mereka mendesak stasiun televisi nasional itu membatalkan penayangan film berjudul '?'.