Ia dikenal sebagai ancaman potensial teroris Islamis dan masuk 'Berkas S,' yakni daftar orang-orang yang diawasi karena bisa mengancam keamanan nasional.
Serangan udara AS telah menewaskan pemimpin ISIS di Suriah yang terlibat dalam pemenggalan seorang pekerja kemanusiaan Amerika dan para sandera Barat lainnya.
Tiga tentara Amerika Serikat tewas dan tiga tentara lainnya luka-luka dalam serangan bom di Afghanistan. Serangan itu diklaim oleh kelompok militan Taliban.