Sate pelanduk cocok dihidangkan dengan bumbu kacang dan lontong. Rasa daging pelanduk sendiri mirip dengan daging kambing tetapi seratnya lebih halus dan dagingnya lebih empuk dibandingkan dengan daging kambing. Satu porsi sate daging pelanduk berisi 8 tusuk, rasanya kurang karena sensasi rasa yang berbeda dengan daging lainnya.
Ratusan bebatuan yang berserakan di pantai ini, juga membuat pantai yang berada di Pulau "Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah," semakin menawan untuk dinikmati. Ombak yang tenang menambah kenikmatan pantai ini untuk berenang, dan ragam ikan hias pun dapat kita temui di tepi pantai.
Di Pulau Lingga selain situs sejarah kebudayaan Melayu, juga terdapat beberapa objek wisata lain seperti pantai dan perkampungan suku asli. Cukup jauh dari pusat kota Daik kita dapat mengunjungi pantai Pasir Panjang, Desa Kelumu dan Kampung Suku Mantang.
Selain Pulau Bangkaru masih banyak lagi pulau yang ada di Kecamatan Pulau Banyak yang wajib dikunjungi yaitu Pulau Palambak. Pulau ini memiliki pantai yang indah dengan air yang jernih gradasi warna yang cantik. Jika berada di pulau ini kita serasa memiliki pulau sendiri karena hanya ada kita, pantai dan matahari.
Tiga jam perjalanan dengan kapal feri dari Pulau Belitung ke Pulau Bangka berujung sangat manis. Pulau Bangka ternyata penuh kejutan. Seakan pesonanya tak tampak dari luar, namun sejuta cerita disimpannya.
Beli makanan dulu untuk di bawa ke sana. Biar kita bisa bakar ikan setelah snorkeling. Begitulah kira-kira yang dikatakan pemandu wisata kami sebelum menuju ke Pulau Lengkuas, surga Belitung Barat.
Pantai Lagoi berada di Bintan Resort yang terletak di bagian utara Pulau Bintan. Pantai Trikora mempunyai karang-karang besar di pinggir pantai, dan Wihara Dharma Sasana terdapat Patung Buddha raksasa