Seorang pekerja gerai ramen menjadi korban pemukulan oleh ojol. Ada juga bumbu yang mengandung bahan haram dan pemilik warung yang ogah dikritik pelanggan.
Sebuah kejadian menghebohkan dilaporkan oleh akun Twitter @txtdrkuliner. Seorang pekerja gerai ramen menjadi korban pemukulan oleh pengemudi ojek online (ojol).
Seorang pengguna TikTok yang bekerja menjadi pelayan ini unggah video protes. Hal tersebut lantaran dirinya hanya dibayar Rp 45 ribu setelah 6 jam bekerja.
Membeli daging di supermarket, pelanggan ini dicurangi. Berat daging yang dibayarkan tak sesuai dengan berat aslinya. Ia dipaksa bayar tambahan 100 gram.