OJK mengungkap pelaku penipuan digital sebagian besar adalah anak muda. Mereka berupaya mengejar pelaku dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap scam.
OJK mengungkap penipuan transaksi belanja jadi modus utama di Indonesia, dengan 56.154 laporan dan kerugian Rp 1 triliun, mayoritas korban adalah ibu-ibu.