Usulan tersebut hanya merupakan hasrat pribadi anggota DPR yang maju dalam pemilu legislatif. Pelampiasan hasrat politik itu bisa menjadi beban negara.
Caleg perempuan harus punya strategi efektif untuk dapat memenangi Pemilu 2019. Agar, jumlahnya yang relatif berlimpah tak hanya jadi ornamen dan pelengkap.
"Mayoritas caleg berusia produktif, 36-59 tahun, 68 persen, ditambah kelompok usia milenial usia 21-35 tahun 21 persen," kata peneliti Formappi Lucius Karus.
"Jika para incumbent ini seluruhnya terpilih kembali, maka kinerja DPR periode 2019 2024 diperkirakan tak akan banyak berubah dari DPR saat ini," kata Lucius.
Hasil kajian Formappi, ditemukan catatan Partai Demokrat dan Partai Perindo paling tertutup terkait data profil caleg di Daftar Caleg Sementara (DCS) KPU.