Sampra (57) menuntut janji Jokowi karena rumahnya di sisi utara Waduk Pluit hendak digusur untuk normalisasi. Ia tampak kecewa sambil memegang kertas bertuliskan kontrak politik Jokowi saat pilgub DKI 190 hari lalu.
Di antara puluhan pemukiman warga di kawasan Waduk Pluit, berdiri sebuah Pos Polisi Polsubsektor Pluit Timur. Polisi pun pasrah jika nantinya pospol tersebut menjadi bagian dari rencana penggusuran yang dilakukan oleh Pemprov DKI untuk normalisasi Waduk Pluit.
Warga di kawasan Waduk Pluit, Jakarta Utara, yang menolak penggusuran kawasan tersebut melakukan pemblokiran jalan. Akibat pemblokiran jalan ini lalu lintas dari Pluit Timur arah Muara Baru mengalami kemacetan.
Ketua Satgas Penjaringan Caleg Partai Demokrat, Suaidi Marasabessy, memastikan tak ada penggusuran dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) yang diajukan ke KPU. Semua loyalis Anas yang saat ini duduk di kursi DPR didaftarkan kembali di DCS.
Upaya normalisasi Waduk Pluit dengan menggusur bangunan liar sekitar waduk telah berjalan 80 persen sejak Senin (15/4) lalu. 270 bangunan tanpa izin kini telah rata dengan tanah.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membeberkan fakta lahan di sisi kiri waduk Pluit diserobot dan diduduki orang berduit. Penggusuran atas lahan milik Pemprov yang diserobot kata Ahok sudah tepat.