Seorang bocah berusia 9 tahun menuturkan berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar jendela saat penembakan massal terjadi di Texas, AS, pekan lalu.
Penembakan massal terjadi di pusat perbelanjaan Walmart, wilayah Chesapeake, Virginia, Amerika Serikat (AS). Sejumlah orang dikabarkan tewas, termasuk pelaku.
Dua warga Rusia dan seorang warga Ukrainadinyatakan bersalah dengan membantu mendapatkan peluncur rudal yang menembak pesawat Malaysia Airlinesdi tahun 2014.
Tersangka penembakan di klub LGBTQ di AS muncul dalam persidangan di pengadilan Colorado. Tersangka saat ini telah ditahan atas kasus dugaan pembunuhan.
Paket bantuan terbaru itu mencakup generator untuk membantu warga Ukraina menghadapi pemadaman listrik, akibat gempuran Moskow terhadap infrastruktur energi.