Komnas HAM telah menyerahkan barang bukti investigasi peristiwa Km 50 yang menewaskan enam laskar FPI ke Polri. Komnas HAM berharap kasus ini segera tuntas.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan satu dari 19 teroris dari Makassar merupakan anak dari pelaku bom di Filipina pada 2019.