Undangan klarifikasi ke pemeran film porno di Jaksel dikirim via ekspedisi dikembalikan ke polisi. Alasannya, sudah ada yang pidah hingga alamat tak ditemukan.
Polisi menyebut rumah produksi film porno di Jaksel untung hingga Rp 500 juta dalam setahun beroperasi. Namun, kru film hanya digaji Rp 4 juta per bulan.