Para ilmuwan di University of California, Santa Barbara mengingatkan bahaya teknologi generative artificial intelligence (AI), termasuk ChatGPT milik OpenAI.
Kementerian Kominfo mendukung penggunaan LLM oleh perusahaan Indonesia. Teknologi AI ini nantinya menjadi alternatif Chat GPT dengan 'rasa' yang lebih lokal.
Sebagian besar penelitian bidang AI masih berfokus pada bahasa Inggris. Fenomena ini menyisakan kekosongan di pasar bahasa lain termasuk bahasa Indonesia.