Banyak warga Beirut marah atas kelalaian pemerintah yang menyebabkan ledakan dahsyat. Pemerintah Lebanon bereaksi dengan mengumumkan keadaan darurat dua pekan.
Lebanon merana usai dilanda insiden ledakan di Beirut. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa ledakan itu terindikasi serangan bom.