IHSG diperkirakan akan menghabiskan waktu di zona merah menyusul maraknya sentimen negatif dari pasa global. Bursa-bursa di Asia sudah lebih dulu terkoreksi.
IHSG terpangkas 25 poin akibat maraknya aksi ambil untung. Koreksi ini terbilang sehat, pasalnya indeks sudah naik tinggi sejak enam perdagangan terakhir dan sudah masuk area jenuh beli.
IHSG tergerus poin menyusul aksi jual yang dilakukan investor. Investor asing mulai menarik dananya setelah menanamkan dana cukup besar satu pekan terakhir ini.
IHSG menguat 16 poin menyusul aksi beli selektif di saham-saham unggulan dan lapis dua. Indeks kembali menembus posisi intraday tertingginya sepanjang masa.
IHSG diperkirakan akan kembali melanjutkan penguatan didorong oleh banyaknya sentimen positif yang beredar. Namun, posisi IHSG yang sudah jenuh beli akan membatasi laju penguatan.
IHSG kembali mencetak rekor tertingginya sepanjang sejarah setelah naik 8 poin. Indeks sempat bergerak fluktuatif akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal.
IHSG naik 6 poin menyusul aksi beli di saham-saham lapis dua, meski indeks sudah masuk area jenuh beli. Aksi ambil untung menghambat laju penguatan IHSG.