Kinerja sektor manufaktur Indonesia anjlok dengan PMI di level 46,9. Penurunan permintaan dan inflasi memicu PHK, namun optimisme pelaku usaha mulai meningkat.
S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil. Pandu Sjahrir menilai ini positif, meski perlu perbaikan.