Empat pasangan calon (paslon) wali kota-wakil wali Kota Makassar 2020 dinilai belum saling adu gagasan untuk membujuk pemilih pada debat kedua malam tadi.
Cawalkot Danny Pomanto menyinggung lawannya Munafri Arifuddin (Appi) terkait pembangunan perumahan yang membuat banjir. Danny pun diingatkan moderator debat.
Pasangan Appi-Rahman melontarkan pertanyaan kepada pasangan ADAMA soal langkah-langkah agar Makassar tak lagi menjadi kota dengan tingkat korupsi tinggi.
Paslon nomor urut 1 Mudassir Hasri Gani-Aksah Kasim dan paslon nomor urut 3 Malkan Amin-Andi Salahuddin Rum tidak hadir dalam debat publik kandidat paslon.
Paslon Deng Ical-Fadli memaparkan konsep Makassar Kota Sombere untuk pelayanan publik yang berkualitas. Mereka ditanya solusi soal pengurusan KTP yang ribet.
Debat kedua Pilwalkot Makassar sesi pertama langsung memanas dengan saling serang soal kerja dan sindiran antara Danny Pomanto dan Syamsu Rizal (Deng Ical).
Debat kedua Pilwalkot Makassar berlangsung sengit sejak awal. Para paslon saling sindir terkait program digitalisasi sistem pemerintahan Pemkot Makassar.
Pakar Komunikasi Politik Universitas Singaperbangsa Karawang menilai, tema debat Pilkada Karawang 2020 menguntungkan Pasangan nomor urut 2, Cellica-Aep.