Tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf percaya diri memenangkan sengketa Pilpres 2019 di MK. Menurut mereka, tim hukum Prabowo-Sandi akan sulit membuktikan dalilnya.
Tim hukum Prabowo-Sandi mengklaim menang di Pilpres raihan 71.247.792 suara namun ada indikasi rekayasa (engineering) perolehan suara serta DPT lewat sistem IT.
Tim kuasa Hukum Prabowo-Sandi menyebut informasi perhitungan yang dilakukan KPU dalam Pilpers 2019 berantakan. Kekacauan itu membuka potensi kecurangan.
Kuasa Hukum BPN kutip pendapat pengamat asing yang menyebut Jokowi gunakan instrumen hukum menghadapi lawan politiknya. Meski sang pengamat telah memprotesnya.
"Nah, apakah imbauan memakai baju putih dianggap sebagai tekanan psikologis dan intimidasi, menurut saya paranoid itu namanya," kata Ace Hasan Syadzily.