"Posisi APBN hingga Juli 2020, keseimbangan primer negatif Rp 147,4 triliun, ini kenaikan sangat besar dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 25,3 triliun."
Covid-19 yang tak kasat mata telah menjadi disruptor besar dalam kehidupan, yang mendorong kita melakukan reset, salah satunya pada pengelolaan keuangan negara