Santoso tewas setelah baku tembak dengan Satgas Tinombala. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan bahwa Santoso adalah pelaku kejahatan dan bukan pejuang.
Tak hanya untuk 9 prajurit Kostrad pelumpuh Santoso, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan memberikan penghargaan bagi seluruh personel Satgas Tinombala.
TNI terus mendukung operasi Tinombala dan akan melakukan operasi teritorial di Poso untuk memberdayakan masyarakat di sekitar markas kelompok teroris Santoso.
Tim identifikasi telah mengambil sampel DNA jenazah Santoso dan jasad yang diduga Muchtar. Hasil uji laboratorium DNA itu akan diperoleh dalam tiga hari.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengimbau agar pengikut kelompok teroris Santoso turun gunung menyerahkan diri.