Tak lama setelah pengundian nomor urut parpol di Pemilu 2014, terjadi kericuhan di kantor Partai NasDem, Jakarta Pusat. Aksi lempar botol tak terhindarkan.
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jatim melakukan aksi menolak kedatangan kapal perang Amerika. HTI menganggap, kedatangan kapal perang AS merupakan langkah awal Amerika untuk melakukan intervensi militer terhadap Indonesia.
Ratusan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jatim kompak turun ke jalan. Mereka meminta Gubernur Jatim tegas menolak kedatangan 3 kapal perang AS pada 28 Mei 2012.
Rencana kedatangan tiga kapal perang AS pada Senin (28/5/2012) memunculkan penolakan. Bahkan sejumlah Gerakan Mahasiswa Pembebasan ingin menerapkan syariah dan khilafah menggantikan rezim kapitalisme.
Pangarmatim Laksamana Muda TNI Agung Pramono, memastikan 3 kapal perang dari Amerika Serikat akan bersandar di dermaga umum di Pelabuhan Tanjung Perak. Mereka akan menggelar bhakti sosial di Madura.
TNI AL dan US Navy (Angkatan Laut Amerika Serikat) akan melakukan latihan perang di Pantai Banongan Situbondo. Latihan yang melibatkan ribuan personel serta heli, pesawat Cassa dan tank amfibi diberi nama sandi cooperation of afloat readiness and training (CARAT).
TNI AL berharap 3 kapal perang Amerika Serikat bisa bersandar di Dermaga Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak. Kapal perang itu bersandar selama 2 hari dan melanjutkan kegiatan bakti sosial (baksos) dan latihan bersama dengan TNI AL.
Puluhan orang dari beberapa elemen mengecam pencalonan kembali Nurdin Halid sebagai Ketum PSSI. Mereka menginjak-injak foto orang nomor satu PSSI yang pernah menjadi narapidana tersebut.