Bank Indonesia menurunkan BI rate menjadi 6%, lebih cepat dari perkiraan. Penurunan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan suku bunga kredit.
Dewan Gubernur Bank Indonesia mempertahankan BI rate di 4,75% untuk stabilitas rupiah. BI akan terus evaluasi kebijakan moneter demi pertumbuhan ekonomi.
Bank Indonesia (BI) menyoroti fenomena Rojali dan Rohana dengan menurunkan suku bunga acuan untuk mendorong konsumsi dan investasi di tengah tantangan ekonomi.