Presiden Trump berencana mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah AS setelah mengalahkan Iran. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato di New York.
Presiden Donald Trump mengklaim telah mengendalikan penuh Selat Hormuz. Trump bilang selat itu terbuka untuk siapa saja, kecuali yang mengarah ke Iran.
Selat Hormuz kembali memanas di tengah kesepakatan gencatan senjata AS dan Iran. Terbaru, Iran menembakkan dua rudal ke arah kapal-kapal komersial yang melintas
Iran dan Oman sepakat mengelola rute kapal di Selat Hormuz. Kesepakatan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan jalur pelayaran meski tantangan masih ada.
Jumlah kapal di Selat Hormuz turun drastis akibat ketegangan AS-Iran. Hanya lima kapal melintas akhir pekan lalu, mencerminkan dampak konflik di Timur Tengah.
Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan salah satu kapal tanker minyaknya diserang saat melintasi Selat Hormuz, yang menjadi pusat konflik antara AS dan Iran.