Polisi Belanda menangkap sejumlah orang, termasuk anak di bawah umur, karena menyebarkan propaganda ISIS di TikTok. Penyelidikan dimulai sejak Agustus 2025.
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier memperingatkan bahwa tatanan global berbasis aturan sedang terancam, dan menyerukan reformasi PBB yang lebih kuat.
Pemerintah Australia melarang salah satu warga negaranya untuk kembali ke negara tersebut, setelah dia dibebaskan dari kamp penahanan terkait ISIS di Suriah.