Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat menyebut hotel-hotel di provinsi itu lagi rugi besar. Okupansi kamar turun sampai 20 persen.
Sepanjang Januari 2026, kunjungan turis asing ke wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) disebut anjlok. Okupansi kamar hotel juga cukup jeblok. Ini datanya: