detikNews Pemerintah Bantah Gegabah Pernyataan Presiden SBY yang mensinyalir pihak-pihak yang kalah dalam Pemilu 2004 menunggangi aksi buruh bukan pernyataan gegabah. Kamis, 04 Mei 2006 11:24 WIB
detikNews Jimly: Biarkan Ide Diperdebatkan Pemerintah masih menggodok Rancangan Undang-undang (RUU) Kerahasiaan Negara. Polemik pun muncul karena UU itu jelas akan membatasi akses publik. Selasa, 25 Apr 2006 12:08 WIB
detikFinance Fuad Rahmany Ketua Bapepam Baru, Pelaku Pasar No Comment Di luar dugaan pelaku pasar, pemerintah menunjuk Ahmad Fuad Rahmany, mantan Kepala Pusat Manajemen Obligasi Negara sebagai Ketua Bapepam baru. Jumat, 21 Apr 2006 17:16 WIB
detikNews Sidang 4 JPU Kasus Hariono Hadirkan 6 Saksi Majelis Kehormatan Jaksa (MKJ) kembali menggelar sidang 4 JPU kasus pengedar 20 kg shabu-shabu dengan terdakwa Hariono. Sidang akan mendengarkan keterangan 6 saksi. Kamis, 20 Apr 2006 10:29 WIB
detikNews Polisi Selidiki 'PKI' di Bogor Polisi menurunkan tim intelijen untuk menyelidiki beredarnya atribut bergambar palu arit di Bogor. Pelaku dan motif diuber. Selasa, 18 Apr 2006 15:29 WIB
detikNews Pasukan di Papua Perlu Ditambah Papua terus bergolak dan sinyalemen keterlibatan asing menguat. Penambahan pasukan keamanan pun diperlukan di Papua. Rabu, 12 Apr 2006 11:57 WIB
detikNews PKS Dukung Penambahan Fasilitas Pertahanan TNI Guna mengamankan Papua dari intervensi negeri asing, perlu peningkatan kemampuan pertahanan dari TNI. Selasa, 11 Apr 2006 14:55 WIB
detikNews Polisi & BIN Harus Usut LSM Provokator Eksodus Warga Papua Kepolisian dan BIN harus mewaspadai LSM dan tangan asing yang bergerak di Papua. Ini penting karena tidak mungkin orang awam tahu soal suaka. Rabu, 05 Apr 2006 16:15 WIB
detikNews Menlu: Karikatur The Weekend Australian Hanya Sampah! Pemerintah tidak akan mengomentari karikatur Presiden SBY yang dimuat The Weekend Australian. Komentar-komentar hanya akan membuat kartun itu 'besar'. Senin, 03 Apr 2006 13:54 WIB
detikNews Hindari Tempat Keramaian Sinyalemen aksi teror 2 April di Indonesia diminta jangan dianggap enteng. Masyarakat diminta menghindari tempat keramaian. Sabtu, 01 Apr 2006 22:17 WIB