Pasien demam berdarah dengue (DBD) yang dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon awal tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.
Gubernur Khofifah mengingatkat masyarakat Jawa Timur mengantisipasi virus Demam Berdarah Dengue (DBD). Menurutnya, DBD juga tak kalah rawan dari corona.
Tingginya angka kematian DBD di NTT dinilai karena kurangnya edukasi masyarakat. Sebagian warga memilih membeli obat warung dibandingkan datang ke faskes.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi mencatat sebanyak 151 warga terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) dari Januari hingga Februari 2020.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 104 orang meninggal akibat DBD dari 17.820 kasus yang terjadi dalam rentang awal Januari hingga Rabu, 11 Maret 2020.
Dinas Kesehatan NTT mengatakan ada 3.109 kasus demam berdarah dengue (DBD) di provinsi itu kurun Januari-Maret 2020. Dari angka itu, 37 orang meninggal.