Pengurangan volume BBM selama tahun 2004 dikhawatirkan bisa menimbulkan kelangkaan BBM. Hal ini terkait dengan pengetatan volume yang akhirnya berimplikasi pada pengetatan kuota.
Kenaikan harga minyak yang saat ini menyentuh level US$ 43 per barrel diyakini hanya bersifat temporer karena disebabkan oleh non-fundamental faktor, seperti topan Ivan.
Bangkrutnya perusahaan minyak Rusia Yukos diyakini telah memberikan dampak psikologis ke pasar sehingga menyebabkan harga minyak dunia meningkat mencapai US$ 43 per barel.