KPU Jatim mengantongi 3 nama bakal calon legislatif (bacaleg) yang terindikasi pernah jadi napi kasus korupsi, pengedaran narkoba hingga kejahatan seksual anak.
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat diduga membawa sabu di Bandara Soekarno-Hatta. Sabu itu seberat 12 gram. Dia masih diperiksa polisi.