Polisi terus mencari tahu identitas korban mutilasi di Kalimalang. Kali ini pasangan suami istri Muhamad Soleh (49) dan Lilis Risalah (38), Warga Citeureup, Bogor yang melapor kehilangan anak sulungnya, dipanggil ke Polda Metro Jaya.
Polisi masih menelusuri identitas korban mutilasi di Kalimalang dan Bekasi. Dua keluarga telah mengaku jika korban adalah anggota keluarganya. Polisi tengah mencocokkan pengakuan keluarga dan ciri-ciri korban yang berjenis kelamin wanita ini.
Hasil tes DNA korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di Kalimalang, Jakarta Timur, dan Bekasi sudah selesai. Tes DNA menunjukkan korban adalah perempuan.
Kepolisian Daerah Metro Jaya terus melakukan penyelidikan dalam kasus mutilasi yang ditemukan di Pintu Air Kalimalang, Jakarta Timur. Polisi juga menelusuri sejumlah salon dan tempat-tempat yang sering dijadikan tongkrongan kaum waria.
Lima potongan tubuh mutilasi bertato gambar kupu-kupu yang ditemukan di pintu air Kalimalang, Jakarta Timur dan pintu air Kampung Kandang, Bekasi memiliki golongan darah yang sama. Kelimanya bergolongan darah A.
Mayat korban mutilasi yang ditemukan di Kalimalang dan Bekasi sudah membusuk cukup lama. Tim dokter yang melakukan tes DNA mengakui kesulitan mengidentifikasi potongan tubuh tersebut.
Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan terhadap korban mutilasi yang ditemukan di pintu air Kalimalang, Jakarta Timur dan pintu air Kandang, Bekasi Metro. Polisi mendatangi tempat-tempat pembuatan tato untuk menelusur jejak korban.
5 Potongan tubuh korban mutilasi di Kalimalang, Jakarta Timur dan Bekasi terus diselidiki. Tim Forensik Mabes Polri menilai potongan tubuh itu punya kemiripan yang sama.