Tes DNA korban pembunuhan Jefri Ardiansyah (9) baru bisa dilakukan sepekan mendatang. Akibatnya, keluarga mengurungkan niat untuk segera memakamkan Jefri karena jenazah belum bisa diambil sampai tes DNA selesai.
Penyebab tewasnya Jefri Ardiansyah (9) sampai saat ini belum diketahui karena masih menunggu hasil visum. Namun, salah seorang pelaku Umar (25) mengaku sempat memukul Jefri karena rewel.
Orangtua Jefri Adriansyah (9), Ujang Dayat akan mendatangi RS Polri Kramat Jati. Ujang akan menjalani tes DNA guna memastikan mayat yang ditemukan di lahan kosong di Kembangan, Jakarta Barat adalah Jefri anak kandungnya.
Salah seorang pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap Jefri Ardiansyah (9), Idris (27), merupakan anggota ormas di Jakarta yang bermarkas gardu Joglo. Namun pihak ormas mengaku Idris sudah dikeluarkan sebagai keanggotaan.
Salah seorang tersangka pembunuh Jefri Ardiansyah, Idris (27), ternyata orang yang sudah mengenal korban dan keluarganya. Pada saat Jefri menghilang, pelaku sempat membantu melakukan pencarian.
Bocah korban penculikan dan pembunuhan, Jefri Ardiansyah (9), diduga dibunuh sejak minggu lalu. Saat ditemukan, jasad Jefri sudah membusuk dan sulit dikenali.