Hari Raya Nyepi di Bali telah berlalu, keheningan 24 jam penuh kini berganti dengan segala aktivitas masyarakat pulau dewata. Rabu (13/3/2013) pagi ini jalan-jalan sudah dipenuhi kendaraan lagi, lampu-lampu rumah warga juga telah menyala.
Saat ratusan umat Hindu Bali di Belgia menyambut meriah parade ogoh-ogoh dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1935, ada kejadian yang mengejutkan dan tak terduga.
Pawai ogoh-ogoh di kawasan Monas, Jakpus, dalam rangka Hari Raya Nyepi mendapat sambutan baik. Acara semacam ini dianggap sebagai bukti konkret kebhinnekaan yang ada di Ibukota.
Wakil Gubernur Ahok melepas pawai ogoh-ogoh yang digelar di Monas. Acara ini dihadiri umat Hindu se-Jabodetabek. Ahok mengenakan sarung dan ikat kepala khas Bali berwarna ungu.
Hari Raya Nyepi bukanlah halangan untuk liburan di Bali. Beberapa hotel di Bali menjual paket liburan Nyepi. Melalui paket tersebut, wisatawan bisa merasakan damai dan tenangnya suasana di Bali saat perayaan Nyepi.
Ribuan umat Hindu di Yogyakarta menggelar upacara Melasti di Pantai Parangkusumo Bantul, Sabtu (09/03/2013) sore. Upacara ini merupakan upaya penyucian diri menyambut perayaan Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1935.
Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah tidak hanya punya alam yang memesona. Kawasan dataran tinggi ini juga bisa berubah jadi khidmat. Seperti ketika puluhan umat Hindu yang datang dari Bali menggelar peribadatan di tempat ini.
Pusat Peribadatan Puja Mandala di Nusa Dua, Bali, punya pemandangan yang beda. Di sini, Anda dapat melihat 5 rumah ibadah yang terletak dalam satu komplek. Suasananya yang tenang pun mampu mendamaikan hati ini.
Angle yang pas dan pencahayaan yang bagus memang cukup untuk menghasilkan foto berkualitas. Tapi, foto akan lebih sempurna jika dibidik di tempat yang indah, seperti halnya beberapa lokasi di Bogor. Siapa sangka, Kota Hujan ini juga surga fotografi.