Pemerintah tidak memangkas anggaran belanja modal untuk proyek-proyek infrastruktur. Sebab proyek tersebut jadi penggerak ekonomi dan konektivitas masyarakat.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, infrastruktur tak hanya andalkan APBN bukan berarti pemerintah tak ada uang.
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan menerbitkan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue. Nilainya mencapai Rp 6,1 triliun.