Sejak kasus Nazar bergulir, beberapa tokoh senior PD meminta SBY untuk menggeser Anas. Karena kasihan, SBY tidak setuju. Tapi peran Anas di partai, diamputasi pelan-pelan.
"Dari hasil pemeriksaan, pelaku butuh uang untuk melunasi utang-utangnya dan kebutuhan hidup keluarganya. Sebelumnya, ia juga mengaku pernah mencuri ternak milik orang tuanya beberapa waktu lalu," ujar Kasatreskrim Polres Bone, AKP Andi Ikbal.
Lagi-lagi pelaku kejahatan mencatut nama sebuah kesatuan untuk melakukan aksinya. Bila sebelumnya Polsek Cluring Banyuwangi, menangkap polisi gadungan. Kali ini giliran Intel TNI palsu yang ditangkap.
Petugas Polsek Serpong, Tangsel mengamankan seorang anggota BIN gadungan bernama Kurniawan. Warga asal Ambarawa itu mengaku sebagai anggota BIN dan melakukan penipuan.
Aparat Polres Pelabuhan Makassar berhasil mengamankan seorang TNI gadungan. Dia membawa senjata laras pendek rakitan dan 116 butir peluru kaliber 5,56 mm.
Yudi Arifiyanto (30) seorang warga sipil yang menyamar sebagai anggota TNI gadungan ditangkap petugas Polsek Ciputat, Tangsel, Kamis (5/1/2012) malam. Ketika ditangkap, Yudi kedapatan membawa dua plat nomor sepeda motor, tiga KTP palsu, dan satu STNK.
Adr (50), tentara gadungan mendekam di sel Polsek Cisurupan, Garut. Dia diduga terlibat kasus penggelapan mobil avanza milik Endang (39) warga Kampung Andir, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cirusupan, Garut.
Nyali Edi Purwantoro, pemuda berusia 22 tahun ini cukup besar hingga nekat mengaku sebagai anggota Paskhas TNI AU Abdulrachman Saleh. Parahnya lagi, identitas palsu itu digunakan warga asal Pamekasan, ini untuk memperdayai dua gadis desa.