Memanas! Hizbullah menembakkan sedikitnya 250 roket ke Israel sepanjang Rabu (12/6) untuk membalas kematian komandan seniornya dalam serangan udara Tel Aviv.
Hujan roket ini terjadi setelah serangan udara Israel menewaskan seorang komandan senior Hizbullah di wilayah Lebanon bagian selatan sehari sebelumnya.
Hezbollah mengklaim serangan jarak jauh ke fasilitas komunikasi Israel, menargetkan infrastruktur penting. Ini menunjukkan eskalasi konflik di Timur Tengah.
Hizbullah memperingatkan bahwa kelompoknya akan meningkatkan "kuantitas dan kualitas" serangannya terhadap Israel, setelah kematian komandannya di Lebanon.