Paket senilai Rp185 triliun itu didominasi alutsista berbiaya relatif rendah namun berdaya hancur tinggi. Taiwan membidik perang asimetris dengan bantuan AS.
Pemerintah AS setujui penjualan 12.000 selongsong bom ke Israel senilai US$ 151,8 juta. Penjualan ini tanpa persetujuan Kongres, diklaim untuk keamanan nasional
Polresta Pekanbaru membongkar perdagangan ilegal owa siamang, menangkap pelaku YUS. Penindakan ini bagian dari program Green Policing untuk lindungi ekosistem.