Pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi menyatakan negaranya tidak takut pada kecaman internasional, seiring 410 ribu warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh.
Pemerintah Myanmar terus didesak untuk menghentikan kekerasan terhadap warga Rohingya di negara bagian Rakhine. Menanggapi itu, Myanmar mengeluarkan pernyataan.
Dewan Keamanan PBB akan menggelar sidang membahas kekerasan di Myanmar. Lebih dari 300 ribu warga Rohingya telah mengungsi ke Bangladesh akibat kekerasan itu.
Gerilyawan Muslim Rohingya di Myanmar mengumumkan gencatan senjata sepihak selama satu bulan demi meringankan krisis kemanusiaan di negara bagian Rakhine.
Orang-orang yang melarikan diri dari Myanmar, dengan jalan kaki selama 12 hari melewati gunung dan menembus hutan, dengan kisah perkosaan bahkan pembantaian.
The Guardian menurunkan laporan eksklusif wartawannya dari kamp pengungsi, dan The Daily Star di Bangladesh dengan kunjungan Ibu Negara Turki ke kamp pengungsi.