Pemerintah Iran telah memutuskan untuk mengubah kebijakannya dari defensif menjadi "sepenuhnya ofensif" karena kebuntuan dalam upaya diplomasi dengan AS.
Tersangka penembakan di Universitas Brown yang tewaskan dua orang masih buron. Pelaku diketahui seorang pria yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun.
Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaqari, menegaskan bahwa negaranya tidak akan melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik.