Makanan memang paling sering memicu reaksi alergi, terutama yang banyak mengandung protein. Dari sekian banyak jenis makanan, makanan apa saja yang paling sering memicu alergi?
Telur, udang dan ikan laut merupakan sumber protein yang sangat dibutuhkan manusia. Namun beberapa orang bisa mendadak gatal-gatal usai mengonsumsi makanan tersebut. Benarkah protein bisa memicu alergi?
Bagi kebanyakan orang, lobster dan kepiting adalah santapan lezat yang tiada duanya. Namun bagi yang punya alergi, makanan seenak ini menjadi 'racun' yang harus dihindari.
Produk vegetarian murni biasanya diberi label jelas untuk memudahkan konsumen memilih produk. Namun, sebuah jaringan supermarket besar di Amerika telah melakukan kesalahan fatal. Label produk vegetarian tertukar dengan produk biasa.
Untuk mencegah alergi pada anak, orang tua biasanya menghindarkan sejumlah makanan yang dianggap dapat menjadi alergen bagi si anak. Tapi sebuah studi baru mengungkap anak akan jarang terkena gejala alergi jika sewaktu bayi, dot mereka sering disesap oleh orang tuanya.
Alergi makanan merupakan reaksi sistem kekebalan yang terjadi setelah mengonsumsi makanan tertentu. Sedikit makanan bisa menyebabkan alergi. Seperti gatal-gatal, bengkak pada saluran pernapasan, hingga masalah pencernaan.
Seperti kebanyakan murid sekolah dasar, Devon Carrow juga menghabiskan banyak waktu di sekolah untuk belajar dan berjumpa dengan rekan-rekannya. Tapi demi keamanan, Devon tak bisa berada di ruang kelas, melainkan diwakilkan oleh robot.
Bocah laki-laki asal New York ini mengidap alergi parah yang dapat membahayakan nyawanya. Untuk itu satu-satunya cara agar ia dapat tetap bersekolah adalah dengan 'mewakilkannya' pada sebuah robot remote control setinggi empat kaki bernama VGo.