Pihak pengembang PT. FIM Jasa Eka Tama mengaku sudah menyelesaikan masalah dengan pengurus Masjid Al Futuwwah Cipete. Namun hal itu dibantah oleh Ketua Pengelola Yayasan Masjid Muhammad Sanwani Naim
Usaha mencari titik temu tengah ditempuh oleh pihak Masjid Al Futuwwah dengan pengembang PT. FIM Jasa Eka Tama. Mereka telah bertemu dengan dimediasi Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta.
Masjid Jami' Al Futuwwah nyaris terisolasi karena pembangunan pagar beton di sekeliling area masjid. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum mengetahui permasalahan ini.
PT. FIM Jasa Eka Tama pemilik tanah di depan masjid Jami' Al Futuwwah mengaku telah mendapatkan izin dari ketua RT dan RW. Bahkan pihak Ketua RT dan RW telah mendukung dibangunnya tembok keliling sebagai pembatas tanah.
Beberapa pekerja tampak mondar-mandir memanggul semen menuju Masjid Jami' Al Futuwwah. Peluh dari para pekerja bangunan itu jelas terlihat mengucur deras dari tubuh mereka.
Azan telah berkumandang dari Masjid Al Futuwwa , tanda waktu salat Zuhur tiba. Terlihat segelintir orang berjalan cepat menuju masjid yang terkepung tembok beton itu. Sejak beberapa bulan yang lalu pendatang di masjid yang ada di Cipete utara itu semakin menurun.
Masjid Jami' Al Futuwwah nyaris terisolasi karena pembangunan pagar beton di sekeliling area masjid. Apa kata pengembang perumahan PT. FIM Jasa Eka Tama yang menguasai tanah jalan penghubung masjid ke jalan raya Cipete itu?