Korut menembakkan rudal balistik di tengah rencana latihan militer Korsel dengan AS. Korut pun mengancam akan mengubah kawasan Pasifik menjadi arena tembak.
Kim Yo Jong, adik pemimpin Korut Kim Jong Un, mengancam 'tindakan cepat dan luar biasa' terhadap AS dan Korsel yang memperluas latihan militer gabungan.
Rusia sedang menyiapkan perjanjian tentang penyederhanaan pengajuan visa dengan enam negara termasuk Indonesia. WNI akan lebih mudah mengurus visa ke Rusia.
Korut menuduh musuh, yang merujuk pada Korsel, menembakkan puluhan peluru artileri di dekat perbatasan. Seoul dengan tegas langsung membantah tuduhan tersebut.
Pemerintah Rusia memanggil duta besar (dubes) Belgia untuk memprotes dugaan penggunaan senjata Belgia selama serangan mematikan dari Ukraina ke wilayah Rusia.
Perang perdagangan industri semikonduktor antara AS dan China dapat menjerat Korsel dalam dilema karena harus memutuskan apakah akan mendukung AS atau China.
"Pernyataan tidak masuk akal dari orang yang pikun, yang sama sekali tidak kompeten untuk bertanggung jawab atas keamanan dan masa depan AS," kata Kim Yo Jong.