IHSG berhasil cetak rebound cukup tinggi 49 poin setelah investor mengkoleksi kembali saham-saham unggulan. Prediksi inflasi bulan maret yang terkendali menjadi pemicunya.
IHSG melaju 33 poin merespon laporan kinerja keuangan emiten tahun 2010 yang rata-rata positif. Transaksi di lantai bursa sedikit lebih ramai dibandingkan perdagangan hari-hari lalu.
Penguatan saham-saham sektor energi menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia berhasil membawa bursa Wall Street ke teritori positif. Namun volume perdagangan masih rendah.
IHSG melemah 11 poin akibat maraknya tekanan aksi jual. Sepinya sentimen positif serta transaksi yang tidak terlalu ramai membuat indeks tak mampu menguat.
Krisis nuklir di Jepang semakin buruk, sehingga membuat saham operator PLTN Tokyo Electric Power Co (TEPCO) anjlok tajam. Pemerintah Jepang pun kini sedang mengkaji opsi nasionalisasi TEPC.