Dalam waktu kurang dari kurun waktu 4 jam, dua wilayah di Indonesia diguncang gempa bumi berkekuatan 6,5 SR. Menurut BNPB, dua guncangan besar tersebut tidak menimbulkan kerusakan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis dampak kerugian materiil akibat bencana yang terjadi di Indonesia. Ternyata jumlah kerugian materiil akibat bencana mencapai Rp 105 trilliun. Wah!
Indonesia adalah kawasan yang rutin disambangi bencana alam. Mulai dari gempa bumi hingga bencana gunung meletus. Sayang, tidak semua bangunan di Indonesia, termasuk sekolah, yang tahan bencana.
Gunung Gamalama (1.715 mdpl) di Ternate, Maluku Utara statusnya masih tetap waspada. Sejumlah aktivitas vulkanik terjadi dan warga sekitar diminta waspada.
Meski sudah turun status dari awas, menjadi siaga, radius 3 KM dari puncak gunung Lokon masih dinyatakan berbahaya. Akibatnya 273 pengungsi belum bisa kembali ke rumahnya masing-masing.
Menko Kesra Agung Laksono mengunjungi pengungsi korban tsunami di Mentawai, Sumatera Barat. Agung akan memantau proses rehabilitasi dan rekonstruksi tsunami di kepulauan tersebut.
Berdasarkan hasil analis pemantauan secara visual dan kegempaan, kegiatan vulkanik Gunung Soputan menunjukkan penurunan aktivitas yang signifikan. Oleh karena itu status Gunung Soputan diturunkan dari siaga (level III) menjadi waspada (level II).