Pintu sudah tertutup bagi PKS untuk mengusung Cawapresnya bersama Prabowo Subianto. Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo memastikan hal itu.
Nama Ketua Umum Hatta Rajasa muncul sebagai kandidat cawapres potensial untuk capres Partai Gerindra Prabowo Subianto. Namun mitra koalisi Gerindra, yakni PKS, ingin penentuan cawapres ditentukan lewat komunikasi bersama dengan seluruh anggota koalisi Gerindra.
Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto masih belum menentukan cawapresnya. Belakangan, nama Hatta Rajasa dari PAN disebut bakal menjadi pendamping Prabowo, menyisihkan Aburizal Bakrie dari Golkar.
Capres PDI Perjuangan Joko Widodo diperkirakan bisa melaju kencang sendirian dalam pertarungan Pilpres. Dipasangkan dengan siapa pun, Jokowi diprediksi bisa unggul besar.
Prabowo Subianto diprediksi akan berpasangan dengan Hatta Rajasa atau Ahmad Heryawan di pilpres mendatang. Kedua nama itu muncul seiring langkah Gerindra yang tengah menjajaki koalisi dengan PAN dan PKS.
Ketua P2TP2A Netty Prasetiyani menyambangi Mapolres Sukabumi, Jawa Barat. Kedatangan Netty berkaitan dengan kasus pencabulan Andri Sobari alias Emon (24) terhadap puluhan anak di Sukabumi.
Gerindra sudah merapat mengajak koalisi dengan PKS. Bahkan Prabowo sudah bertemu dengan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Tapi ternyata PKS masih membuka pintu koalisi dengan partai lain.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum memutuskan mengusulkan cawapres sebagai pendamping Prabowo Subianto. PKS masih merumuskan format koalisi dengan Partai Gerindra.